Kam. Apr 23rd, 2026

Dalam rangkaian kegiatan sosial yang bertujuan untuk memberi dukungan serta pengembangan bagi pengrajin batik, Kunjungan Ketua Bhayangkari Daerah Nunukan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan menjadi sorotan hangat pada Rabu, 16 Oktober 2024. Kegiatan yang diinisiasi oleh Bhayangkari Daerah ini adalah wujud komitmen mereka dalam mendukung program pembinaan kreativitas warga binaan, termasuk dalam bidang kerajinan.

Saat kunjungan ke Lapas Nunukan, Ibu Ketua Bhayangkari Daerah bersama Ibu PJU Pendamping terlihat mengunjungi dan meninjau langsung proses pembuatan batik yang dilakukan oleh para warga binaan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Nunukan, Wakapolres Nunukan, serta Kasat Lantas Nunukan. Lokasi kegiatan ini adalah di lapas polres Nunukan, tempat di mana keterampilan membatik diajarkan sebagai salah satu program pembinaan bagi penghuni lapas.

“Kunjungan ini merupakan wadah kolaborasi yang baik antara Bhayangkari dan Lembaga Pemasyarakatan,” tutur salah satu anggota Bhayangkari yang hadir. Kerajinan batik yang dikembangkan di Lapas Nunukan tidak hanya bertujuan untuk mengisi waktu luang para warga binaan tetapi juga sebagai media pembelajaran yang berharga untuk membangun keterampilan yang dapat digunakan setelah mereka reintegrasi ke masyarakat.

Ketua Bhayangkari Daerah Nunukan memberikan perhatian khusus pada potensi dan pengembangan kerajinan batik ini. Selain meninjau, beliau juga menyampaikan bantuan berupa alat membatik dan bantuan sosial untuk mendukung pengrajin Batik di Lapas Nunukan.

“Pemberian bantuan ini diharapkan dapat menambah semangat para warga binaan untuk lebih mengembangkan kreativitas mereka dalam membatik, serta membuka peluang bagi mereka untuk memiliki kehidupan yang lebih baik di kemudian hari,” ungkap Ketua Bhayangkari Daerah saat memberikan bantuan.

Inisiatif Bhayangkari Daerah Nunukan melalui kegiatan sosialnya ini mendapat dukungan penuh dari Wakapolres Nunukan dan Kasat Lantas Nunukan. Kedua figur ini memberikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara Bhayangkari, Lembaga Pemasyarakatan, dan kepolisian demi terlaksananya program yang positif bagi warga binaan.

Kegiatan Bhayangkari Cabang Nunukan seperti ini memberikan harapan baru serta menunjukkan kepedulian yang tinggi dari berbagai pihak terhadap pengembangan kualitas hidup warga binaan. Melalui dukungan yang terus menerus dan kolaborasi yang efektif, diharapkan pengembangan kerajinan batik di Lapas Nunukan akan terus berlanjut dan memberikan dampak yang signifikan bagi semua pihak yang terlibat.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *